Sebelum membuat suatu algoritma pemrograman, alangkah baiknya apabila kita mengetahui serta memahami terlebih dulu bagian-bagian yang digunakan pada algoritma pemrograman tersebut. Berikut merupakan bagian dari algoritma pemrograman C++:


PREPROCESSOR

#include
Digunakan untuk memanggil atau menambahkan file header (file unit) yang telah dibuat sebelumnya. File header berisikan perintah-perintah atau fungsi-fungsi yang telah didefinisikan. Beberapa file header, secara default telah ada di dalam Borland C++, namun bisa dibuat sendiri sesuai dengan kebutuhan. PreProcessor ini berada pada bagian paling atas dari pemrograman. Berikut contoh penulisannya:
#include “iostream.h”
atau
#include <iostream.h>

#define
Digunakan untuk mendefiniskan sebuah identifier (pengenal) untuk menggantikan beberapa pernyataan (statement) yang ada di header file. Berikut contoh penulisannya:
#define RI “Republik Indonesia”
#define PLG“Palembang”
artinya, pengenal RI dapat menggantikan posisi pernyataan “Republik Indonesia” dan PLG menggantikan “Palembang”.
#define pi 3.14
#define g 10
Artinya, pi bernilai konstan 3.14 dan g bernilai konstan 10.


TIPEDATA

Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh computer. Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda
tergantung tipe datanya. Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :

char
Format : %c, keterangan : karakter / string.

int
Format : %i / %d, keterangan : integer / bilangan bulat.

float
Format : %f, keterangan : float / bilangan pecahan.

double
Format : %1f, keterangan : pecahan presisi.

string
Format : %s, keterangan : string.



KONSTANTA

Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; ‘A’; ‘Bahasa C’. Selain itu, bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain:
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
\0 : nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring.


VARIABEL

Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
  1. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
  2. Tidak boleh mengandung spasi.
  3. Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb
  4. Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variabel yang benar :
NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah :
%nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb.


OPERATOR ARITMATIKA

Bahasa C menyediakan lima operator aritmatika, yaitu :
* : untuk perkalian
/ : untuk pembagian
% : untuk sisa pembagian (modulus)
+ : untuk pertambahan
- : untuk pengurangan.


OPERATOR PERBANDINGAN

< Kurang dari
<= Kurang dari sama dengan
> Lebih dari
>= Lebih dari sama dengan
== Sama dengan
!= Tidah sama dengan


OPERATOR LOGIKA

&& : Logika AND (DAN)
|| : Logika OR (ATAU)
! : Logika NOT (INGKARAN)


KODE PENENTU FORMAT

. %c : Membaca sebuah karakter
. %s : Membaca sebuah string
. %i, %d : Membaca sebuah bilangan bulat (integer)
. %f, %e : Membaca sebuah bilangan pecahan (real)
. %o : membaca sebuah bilangan octal
. %x : Membaca sebuah bilangan heksadesimal
. %u : Membaca sebuah bilangan tak bertanda.

Flashing Samsung Corby 2

Rabu, 16 Mei 2012
Posted by Unknown
Merubah Keypad Samsung GT-S3850 Corby 2 Menjadi Keypad "QWERTY"
SEA ASIA Version (S3850DXKK1)


Sebelum malakukan proses flashing / update, tentunnya harus mengetahui beberapa hal. Diantaranya mengamankan data, misalnya kontak, pesan, atau apapun yang menurut anda penting, perlu anda ketahui, setelah melakukan flashing / update, maka akan memperbaharui kembali data yang terdapat pada memory internal Samsung Corby 2. Sehingga data pada memory internal tersebut akan hilang.

Berikut merupakan peralatan dan aplikasi / software yang perlu di sediakan:
  1. Samsung GT-S3850 Corby 2
  2. Kabel Usb
  3. MultiLoader v.5.65 Download Here
  4. Firmware S3850DXKK1 Download Here

Berikut merupakan tahapnya:
  • Matikan Samsung GT-S3850 Corby 2 anda.
  • Buka file (aplikasi / software) MultiLoader v.5.65.
  • Tekan dan tahan Volume Up + Call + Switch On pada Samsung Corby 2 atau klik "port search" pada MultiLoader v.5.65 sehingga layar monitor pada Samsung Corby 2 menunjukan gambar handphone yang di atasnya terdapat panah yang mempunyai arah ke bawah.
  • Pilih "BRCM2133". Di bawah ini merupakan gambarnya.
  • Kemudian klik "Apps". Cari file yang sebelumnya telah di download, yaitu "Firmware S3850DXKK1", kemudian extract. Pada dasarnya aplikasi ini akan mencari data yang sesuai type dari button yang sebelumnya di klik / di pilih. Misalnya mengklik "Apps", maka aplikasi ini akan mencari file yang bertipe "Apps". Setelah ditemukan, maka pilih, dan kemudian klik open. Di bawah ini merupakan gambarnya.
  • Lakukan tahap yang sama yaitu dengan meng klik satu persatu button. Mulai dari Apps, Rsrc1, Rsrc2, Factory FS, CSC, sampai SHP APP. selebihnya tidak perlu diisi. Serta pada dasarnya aplikasi ini membuat nama dengan nama yang mudah dipahami, dengan maksud untuk memilah file yang akan diisi / dipilih. Sehingga setelah semua button telah dipilih, maka hasilnya adalah sebagai berikut.
  • Kemudian klik button "Port Search".
  • Kemudian klik button "Download" tunggu beberapa saat hingga proses flashing / update selesai.
  • Jika prosses flashing / update telah selesai di lakukan. Maka untuk pengecekan, restart / nyalakan kembali Samsung Corby 2. Pilih "Pesan", kemudian "Tulis", kemudian pada menu "..." (opsi / option) pilih "Mode Lanskap".
  • Selamat mencoba.



Berikut merupakan hasil flashing / update keypad Samsung Corby 2 menjadi "QWERTY":



Penggunaan Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

Senin, 14 Mei 2012
Posted by Unknown
Tag :
Untuk menghubungkan dua komputer atau HUB / Switch dengan kabel UTP, menggunakan kabel / koneksi cross. Sedangkan menghubungkan komputer ke HUB / Switch, menggunakan kabel / koneksi straight.

Kabel Straight

Kabel / koneksi straight merupakan istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya. Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.


 Penggunaan kabel straight :

1. menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
2. menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
3. menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
4. menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
5. menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa
  
Kabel crossover
Kabel crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya.

 Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.
Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel. Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.

Penggunaan kabel crossover :

1. menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
2. menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.
3. menghubungkan komputer ke port uplink Switch
4. menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch

Cara Mengembalikan File atau Data yang Hilang

Senin, 30 April 2012
Posted by Unknown
Tag :
Berikut merupakan salah satu cara mengembalikan file atau data yang hilang:

Pertama, jika belum mempunyai software atau aplikasinya, yaitu pci_filerecovery. Dapat Download Disini. Setelah mempunyai software atau aplikasinya, maka instal terlebih dulu.







Pilih file mentahnya, kemudian pilih bahasa yang akan digunakan, misalnya bahasa inggris. Lalu pilih Ok.







Pilih Next.



Pilih Yes.
Masukan User Name, misalnya Ifan. Serta masukan Company Name, misalnya universitas. Kemudian Pilih Next.
Anda dapat memilih tempat dimana software atau aplikasi ini disimpan, untuk memilihnya klik Browse... Anda juga dapat langsung memilih tempat yang disarankan oleh software atau aplikasi tersebut. biasanya di drive C, serta Program File. kemudian pilih Next.
Pilih Next.
 Pilih Finish.
Software atau aplikasi ini siap digunakan.
Sebagai contoh, saya akan menghapus file yang bernama "Hilang.txt".







Kemudian buka software  atau aplikasi PC Inpector File Recovery.
Kemudian pilih bahasa, lalu pilih icon Ok.
Kemudian pilih icon paling atas, yang mempunyai tanda panah hijau ke atas. Menu tersebut mempunyai fungsi untuk mencari file atau data yang hilang maupun sudah dihapus atau terhapus.
Kemudian pilih Drive atau Partisi file atau data yang hilang tersebut. Kemudian double klik.
Kemudian akan terlihat apa-apa saja yang sebelumnya sudah dihapus di drive atau partisi tersebut.
File yang bernama "Hilang.txt" pun terdapat di dalamnya.
Untuk mengembalikan file tersebut, klik kanan, lalu pilih save to....








Pilih tempat yang diinginkan untuk menyimpan file yang hendap di hapus, misalnya my document. Kemudian klik icon Ok.
Kemudian cek apakah file yang bernama "Hilang.txt" tersebut terdapat di my document.
Ternyata file tersebut sudah terdapat di my document.
Dengan demikian anda dapat mencari serta mengembalikan data atau file yang sebelumnya hilang atau terhapus.

Pengaman Sistem Komputer

Minggu, 22 April 2012
Posted by Unknown
Tag :
Pada dasarnya, prinsip perancangan pengamanan sistem komputer dibuat untuk mencegah hilangnya data serta masuknya penyusup. Masalah keamanan merupakan salah satu aspek penting dari sebuah sistem informasi. Sayang sekali masalah keamanan ini sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemilik dan pengelola sistem informasi. Seringkali masalah keamanan berada di urutan kedua, atau bahkan di urutan terakhir dalam daftar hal-hal yang dianggap penting. Apabila menggangu performansi dari sistem, seringkali keamanan dikurangi atau ditiadakan.

Jenis Ancaman Sistem Keamanan Komputer:
1. Adware
2. Backdoor Trojan
3. Bluejacking
4. Bluesnarfing
5. Boot Sector Viruses
6. Browser Hijackers
7. Chain Letters
8. Cookies
9. Denial of Service Attack
10. Dialers
11. Document Viruses
12. Email Viruses
13. Internet Worms
14. Mobile Phone Viruses
15. Mousetrapping
16. Obfuscated Spam
17. Page-Jacking
18. Obfuscated Spam
19. Page-Jacking
20. Palmtop Viruses
21. Parasitic Viruses
22. Pharming
23. Phising
24. Potentially Unwanted Applications
25. Ransomeware
26. Rootkit
27. Share price scams
28. Spam
29. Spear Phising
30. Spoofing
31. Spyware
32. Trojan Horse
33. Viruses
34. Viruses Hoaxes
35. Voice Phising
36. Zombies

Beberapa Pengertian Mengenai Ancaman Pengamanan Sistem Komputer:

Virus
Prinsip Virus adalah suatu program yang dapat berkembang dengan menggandakan dirinya. Melalui mekanisme penggandaan diri ini, mekanisme virus digunakan untuk berbagai jenis ancaman keamanan sistem komputer, seperti: menampilkan suatu pesan tertentu, merusak file system, mencuri data, hingga mengendalikan komputer pengguna. Virus dapat menggandakan dirinya melalui email, file-file dokumen dan file program aplikasi.

Email Virus
Tipe virus yang disisipkan di attachment email. Jika attachment dibuka maka akan menginfeksi komputer. Program virus tersebut akan mendata daftar alamat akun email pengguna. Secara otomatis virus akan mencopy dirinya dan mengirim email ke daftar akun email. Umumnya akan mengirim mass email, memenuhi trafik jaringan, membuat komputer menjadi lambat dan membuat down server email.

Internet Worms
Worm adalah sejenis program yang bisa mengcopy dan mengirim dirinya via jalur komunikasi jaringan Internet. Umumnya menyerang melalu celah/lubang keamanan OS komputer. Worm mampu mengirim paket data secara terus menerus ke situs tertentu via jalur koneksi LAN / Internet. Efeknya membuat trafik jaringan penuh, memperlambat koneksi dan membuat lambat/hang komputer pengguna. Worm bisa menyebar melalui email atau file dokumen tertentu.

Spam
Spam adalah sejenis komersial email yang menjadi sampah mail (junkmail). Para spammer dapat mengirim jutaan email via internet untuk kepentingan promosi produk / info tertentu. Efeknya sangat mengganggu kenyamanan email pengguna dan berpotensi juga membawa virus / worm / trojan.

Trojan Horse
Trojan adalah suatu program tersembunyi dalam suatu aplikasi tertentu. Umumnya disembuyikan pada aplikasi tertentu seperti: games software, update program, dsb. Jika aktif maka program tersebut umumnya akan mengirim paket data via jalur internet ke server/situs tertentu, atau mencuri data komputer Anda dan mengirimkannya ke situs tertentu. Efeknya akan memenuhi jalur komunikasi, memperlambat koneksi, membuat komputer hang, dan berpotensi menjadikan komputer Anda sebagai sumber Denidal Of Services Attack.

Spyware
Spyware adalah suatu program dengan tujuan menyusupi iklan tertentu (adware) atau mengambil informasi penting di komputer pengguna. Spyware berpotensi menggangu kenyamanan pengguna dan mencuri data-data tertentu di komputer pengguna untuk dikirim ke hacker. Efek spyware akan menkonsumsi memory computer sehingga komputer menjadi lambat atau hang.

Software Keamanan Sistem:
• Anti Virus Software
• Anti Spam Software
• Firewall
• Resources Shielding

Tips Keamanan Sistem (terhadap virus, trojan, worm, spyware):
• Gunakan Software Anti Virus
• Blok file yang sering mengandung virus
• Blok file yang menggunakan lebih dari 1 file extension
• Pastikan semua program terverifikasi oleh tim IT di unit kerja masing-masing
• Mendaftar ke layanan alert email
• Gunakan firewall untuk koneksi ke Internet
• Uptodate dengan software patch
• Backup data secara reguler
• Hindari booting dari floopy disk
• Terapkan kebijakan Sistem Keamanan Komputer Pengguna

Kebijakan Sistem Keamanan Komputer Pengguna:
• Jangan download executables file atau dokumen secara langsung dari Internet.
• Jangan membuka semua jenis file yang mencurigakan dari Internet.
• Jangan install game atau screen saver yang bukan asli dari OS.
• Kirim file mencurigakan via email ke admin setempat untuk dicek.
• Simpan file dokumen dalam format RTF (Rich Text Format) bukan *doc.
• Selektif dalam mendownload attachment file dalam email.
• Teruskan informasi virus atau hoax file ke admin setempat.
• Kontak kepada admin jika “merasa” komputer Anda kena gangguan virus.



Meningkatnya Kejahatan Komputer
Jumlah kejahatan komputer (computer crime), terutama yang berhubungan dengan sistem informasi, akan terus meningkat dikarenakan beberapa hal, antara lain: 
  • Aplikasi bisnis yang menggunakan (berbasis) teknologi informasi dan jaringan komputer semakin meningkat. Sebagai contoh saat ini mulai bermunculan aplikasi bisnis seperti on-line banking, electronic commerce (e-commerce), Electronic Data Interchange (EDI), dan masih banyak lainnya. Bahkan aplikasi e-commerce akan menjadi salah satu aplikasi pemacu di Indonesia (melalui “Telematika Indonesia” [43] dan Nusantara 21). Demikian pula di berbagai penjuru dunia aplikasi ecommerce terlihat mulai meningkat. 
  • Desentralisasi (dan distributed) server menyebabkan lebih banyak sistem yang harus ditangani. Hal ini membutuhkan lebih banyak operator dan administrator yang handal yang juga kemungkinan harus disebar di seluruh lokasi. Padahal mencari operator dan administrator yang handal adalah sangat sulit. 
  • Transisi dari single vendor ke multi-vendor sehingga lebih banyak sistem atau perangkat yang harus dimengerti dan masalah interoperability antar vendor yang lebih sulit ditangani. Untuk memahami satu jenis perangkat dari satu vendor saja sudah susah, apalagi harus menangani berjenis-jenis perangkat. 
  • Meningkatnya kemampuan pemakai di bidang komputer sehingga mulai banyak pemakai yang mencoba-coba bermain atau membongkar system yang digunakannya (atau sistem milik orang lain). Jika dahulu akses ke komputer sangat sukar, maka sekarang komputer sudah merupakan barang yang mudah diperoleh dan banyak dipasang di sekolah serta rumah-rumah. 
  • Mudahnya diperoleh software untuk menyerang komputer dan jaringan komputer. Banyak tempat di Internet yang menyediakan software yang langsung dapat diambil (download) dan langsung digunakan untuk menyerang dengan Graphical User Interface (GUI) yang mudah digunakan. Beberapa program, seperti SATAN, bahkan hanya membutuhkan sebuah web browser untuk menjalankannya. Sehingga, seseorang yang dapat menggunakan web browser dapat menjalankan program penyerang (attack). 
  • Kesulitan dari penegak hukum untuk mengejar kemajuan dunia komputer dan telekomunikasi yang sangat cepat. Hukum yang berbasis ruang dan waktu akan mengalami kesulitan untuk mengatasi masalah yang justru terjadi pada sebuah sistem yang tidak memiliki ruang dan waktu. 
  • Semakin kompleksnya sistem yang digunakan, seperti semakin besarnya program (source code) yang digunakan sehingga semakin besar probabilitas terjadinya lubang keamanan (yang disebabkan kesalahan pemrograman, bugs). Lihat tabel di bawah untuk melihat peningkatkan kompleksitas operating system Microsoft Windows. Seperti diungkapkan oleh Bruce Schneier dalam bukunya [38], “complexity is the worst enemy of security”. 
  • Semakin banyak perusahaan yang menghubungkan sistem informasinya dengan jaringan komputer yang global seperti Internet. Hal ini membuka akses dari seluruh dunia. (Maksud dari akses ini adalah sebagai target dan juga sebagai penyerang.) Potensi sistem informasi yang dapat dijebol dari mana-mana menjadi lebih besar.

Klasifikasi Kejahatan Komputer
Kejahatan komputer dapat digolongkan kepada yang sangat berbahaya sampai ke yang hanya mengesalkan (annoying). Menurut David Icove [18] berdasarkan lubang keamanan, keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu:
  • Keamanan yang bersifat fisik (physical security): termasuk akses orang ke gedung, peralatan, dan media yang digunakan. Beberapa bekas \ penjahat komputer (crackers) mengatakan bahwa mereka sering pergi ke tempat sampah untuk mencari berkas-berkas yang mungkin memiliki informasi tentang keamanan. Misalnya pernah diketemukan coretan password atau manual yang dibuang tanpa dihancurkan. Wiretapping atau hal-hal yang berhubungan dengan akses ke kabel atau computer yang digunakan juga dapat dimasukkan ke dalam kelas ini. Denial of service, yaitu akibat yang ditimbulkan sehingga servis tidak dapat diterima oleh pemakai juga dapat dimasukkan ke dalam kelas ini. Denial of service dapat dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diutamakan adalah banyaknya jumlah pesan). Beberapa waktu yang lalu ada lubang keamanan dari implementasi protocol TCP/IP yang dikenal dengan istilah Syn Flood Attack, dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi terlalu sibuk dan bahkan dapat berakibat macetnya sistem (hang). 
  • Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel): termasuk identifikasi, dan profil resiko dari orang yang mempunyai akses (pekerja). Seringkali kelemahan keamanan sistem informasi bergantung kepada manusia (pemakai dan pengelola). Ada sebuah teknik yang dikenal dengan istilah “social engineering” yang sering digunakan oleh kriminal untuk berpura-pura sebagai orang yang berhak mengakses informasi. Misalnya kriminal ini berpura-pura sebagai pemakai yang lupa passwordnya dan minta agar diganti menjadi kata lain. 
  • Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (communications). Yang termasuk di dalam kelas ini adalah kelemahan dalam software yang digunakan untuk mengelola data. Seorang kriminal dapat memasang virus atau trojan horse sehingga dapat mengumpulkan informasi (seperti password) yang semestinya tidak berhak diakses. 
  • Keamanan dalam operasi: termasuk prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan, dan juga termasuk prosedur setelah serangan (post attack recovery).
Aspek / servis dari security
Garfinkel [15] mengemukakan bahwa keamanan komputer (computer security) melingkupi empat aspek, yaitu privacy, integrity, authentication, dan availability. Selain keempat hal di atas, masih ada dua aspek lain yang juga sering dibahas dalam kaitannya dengan electronic commerce, yaitu access control dan non-repudiation:
  • Privacy / Confidentiality, adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy lebih kearah data-data yang sifatnya privat sedangkan confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu (misalnya sebagai bagian dari pendaftaran sebuah servis) dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut. 
  • Integrity, Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. 
  • Authentication, Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli. 
  • Availability, Aspek availability atau ketersediaan berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Sistem informasi yang diserang atau dijebol dapat menghambat atau meniadakan akses ke informasi. 
  • Access Control, Aspek ini berhubungan dengan cara pengaturan akses kepada informasi. Hal ini biasanya berhubungan dengan klasifikasi data (public, private, confidential, top secret) & user (guest, admin, top manager, dsb.), mekanisme authentication dan juga privacy. Access control seringkali dilakukan dengan menggunakan kombinasi userid / password atau dengan menggunakan mekanisme lain (seperti kartu, biometrics). 
  • Non-repudiation, Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Sebagai contoh, seseorang yang mengirimkan email untuk memesan barang tidak dapat menyangkal bahwa dia telah mengirimkan email tersebut.

Serangan Terhadap Keamanan Sistem
Security attack, atau serangan terhadap keamanan sistem informasi, dapat dilihat dari sudut peranan komputer atau jaringan komputer yang fungsinya adalah sebagai penyedia informasi. Menurut W. Stallings [40] ada beberapa kemungkinan serangan (attack):
  • Interruption, Perangkat system menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”. 
  • Interception, Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping). 
  • Modificatio, Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari web site dengan pesanpesan yang merugikan pemilik web site. 
  • Fabrication, Pihak yang tidak berwenang menyisipkanobjek palsu ke dalamsistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan pesan palsu seperti email palsu ke dalamjaringan komputer.

Berikut merupakan cara serta tahap setting IP Address untuk koneksi jaringan dan internet:




Untuk memastikan bahwa anda telah terhubung dengan jaringan dan internet. letakkan pointer mouse pada icon Local Area Connection pada taskbar. Apabila tidak terdapat icon tersebut, maka Local Area Connection-nya "Disable" atau tidak terhubung jaringan dengan komputer lain maupun terhubung dengan internet.




Untuk mengatur IP Address, maka uraian langkahnya adalah sebagai berikut:

Klik menu Start, kemudian pilih Control Panel.

Setelah itu, pilih Network and Internet Conection.









 Lalu pilih Network Connection.









Klik kanan Local Area Connection, pilih Enable.

Untuk mengecek, klik kanan lagi, lalu lihat apakah menu tersebut menjadi pilihan Disable. maka Local Area Connection-nya sudah dalam keadaan aktif.







Untuk mengubah atau setting IP Address, klik kanan Local Area Connection, pilih Properties.

Setelah muncul tampilan seperti pada gambar di samping, aktifkan Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties.








Klik radio button Use the following IP address, kemudian isi kotak IP address, Subnet mask dan Default gateway. Setelah itu klik radio button Use the following DNS server addresses, setelah semua dapat dipastikan benar, klik OK.






Klik Ok.

AMD (Advanced Micro Devices, Inc)

Senin, 19 Maret 2012
Posted by Unknown
Tag :
AMD (Advanced Micro Devices, Inc) NYSE: AMD adalah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis diSunnyvale, California yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstationdan komputer pribadi (PC), dan teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya yang terdapat sistem.


1. AMD K5
AMD K5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. Jadi motherboard yg mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak semua motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD. 

Dibawah ini jenis-jenis AMD K5

AMD K5 – CPGA – Socket 7
CPU Clock
System Bus
L2 Cache
Chace Frequency
Micron Process
K5-PR 75
75MHz
50MHz
Onboard
50MHz
0.5
K5-PR 90
90MHz
60MHz
Onboard
50MHz
0.5
K5-PR 100
100MHz
66MHz
Onboard
50MHz
0.5
K5-PR 133
100MHz
66MHz
Onboard
50MHz
0.35
K5-PR 166
116MHz
66MHz
Onboard
50MHz
0.35


2. AMD K5
Prosesor AMD K6 merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma tinggi dan dapat diinstalasi pada motherboard yg mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi modelnya nya yaitu : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III
Jenis-jenis AMD K6

AMD K6-CPGA-Socket 7
CPU Clock
System Bus
L2 Cache
Cache Frequency
Micron Process
K6 166
166MHz
66MHz
Onboard
66MHz
0.35
K6 200
200MHz
66MHz
Onboard
66MHz
0.35
K6 233
233MHz
66MHz
Onboard
66MHz
0.35
K6 266
266MHz
66MHz
Onboard
66MHz
0.35
K6 300
300MHz
66MHz
Onboard
66Mhz
0.25

Jenis-jenis AMD K6-2 

AMD K6-2 –CPGA-Socket 7
CPU Clock
System Bus
L2 Chache
Chache Frequency
Micron Process
K6-2 266 AFR
266MHz
66MHz
Onboard
66MHz
0.25
K6-2 300 AFR
300MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25
K6-2 333 AFR
333MHz
95MHz
Onboard
95MHz
0.25
K6-2 350 AFR
350MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25
K6-2 366 AFR
366MHz
66MHz
Onboard
66MHz
0.25
K6-2 380 AFR
380MHz
95MHz
Onboard
95MHz
0.25
K6-2 400 AFQ
400MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25
K6-2 400 AFR
400MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25
K6-2 450 AHX
450MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25
K6-2 450 AFX
450MHz
100MHz
OnBoard
100MHz
0.25
K6-2 475 AHX
475MHz
95MHz
Onboard
95MHz
0.25
K6-2 475 AFX
475MHz
95MHz
Onboard
95MHz
0.25
K6-2 500 AFX
500MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25
K6-2 533 AFX
533MHz
97MHz
Onboard
97MHz
0.25
K6-2 550 AGR
550MHz
100MHz
Onboard
100MHz
0.25

Jenis-jenis AMD K6-III 

AMD K6-III-CPGA-Socket 7
CPU Clock
System Bus
L2 Cache
Cache Frequency
Micron Process
K6-III 400 AHX
400MHz
100MHz
256KB+L3
100MHz
0.25
K6-III 400 AFR
400MHz
100MHz
256KB+L3
100MHz
0.25
K6-III 450 AFX
450MHz
100MHz
256KB+L3
100MHz
0.25
K6-III 450 AHX
450MHz
100MHz
256KB+L3
100MHz
0.




3. AMD Duron



AMD Duron merupakan keluarga prosesor versi murah yang dikenal pada tahun 2000, awalnya prosesor ini memiliki code nama Spitfire yg dibuat berdasarkan Core Thunderbird. AMD Duron merupakan versi AMD Athlon yg “diringkas” ia memiliki semua arsitektur yg dimiliki AMD Athlon. Kinerja AMD Duron dengan AMD Athlon hampir sama hanya beda 7%-10% lebih tinggi AMD Athlon sedikit. Sa’at ini AMD sudah menghentikan produksi AMD Duron.

4. AMD Athlon
 
AMD Athlon merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Prosessor ini merupakan aksi come-back AMD ke pasar industri mikro-prosesor high-end dan AMD ingin menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Beberapa fitur tambahan prosesor ini adalah tambahan dua instruksi untuk 3DNow! Dan dua instruksi untuk MMX yg berada didalam pipeline floating point. Instruksi 3DNow! Yg dimasukan ke dalam Prosesor AMD Athlon telah diperbaiki dan diperluas dengan menambahkan 24 interuksi untuk kalkulasi aritmetika integer. Prosesor ini mengungguli Intel Pentium III Katmai dan baru dapat didekati oleh Intel Pentium III Coppermine. Fitur lainya prosesor ini adalah AMD Athlon dapat dijadikan prosesor untuk system multiprosesor seperti halnya prosesor generasi keenam intel (P6). Dengan menggunakan chipset AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX, prosesor AMD mewujudkan computer yg memiliki dua prosesor AMD Athlon.
Untuk itu AMD membuat dua jenis prosesor yaitu :
  1. Single-Prosesor dengan nama AMD Athlon, dan
  2. Multiprosesor dengan nama AMD Athlon Profesional.
  3. Keduanya dibekali teknologi yg sama dengan perbedaan dukungan untuk multiprosesor.
  4. AMD Athlon/Athlon professional dimaksudkan untuk menyaingi prosesor Intel Pentium II Xeon dan Intel Pentium III Xeon dengan semua keandalan yg dimilikinya. Athlon menang pada arsitektur system bus, sedangkan Xeon menang pada chache level-2 yg berjalan pada kecepatan penuh walaupun Xeon berada dalam cartridge.
  5. Intel Pentiun II dan Pentium III bukanlah lawan yg dapat menandingi kekuatan prosesor Athlon. Hanya Pentium Coppermine saja. AMD Athlon mentok pada kecepatan 1000MHz, AMD berhasil mencapai batas psikologi:menembus batasan 1000MHz ( 1GHz) 3 hari lebih cepat sebelum Intel meluncurkan Intel Pentium III Coppermine 1 GHz. Hal ini mengakibatkan AMD mendapat predikat “Processorn of the Year” pada tahun 2000.

Model-Model AMD Athlon
  • Athlon Classic :
K7 – Argon ( 250 nm )
K75 – Pluto/Orion (180 nm )
MMX 3D Now!
Slot A
100 MHz double-pumped
Vcore: 1.6 V (K7), 1.6 – 1.8 V (K75)
Keluar pertama 23 Juni 1999 ( K7 ), 29 Nopember 1999 ( K75 )
Clock-rate 500-700 MHz ( K7 ), 550-1000 MHz (K75)

  • Athlon Thunderbird (180nm)
Keluar pertama 5 juni 2000
Berhasil menyaingi IP III
MMX 3DNOW!
Boros Daya dan Suhu Tinggi
Kecepatan 700-1400 MHz

  • Athlon XP ( eXtrime Power ) ( 130 nm)
Banyak orang mempersepsikan setara dengan Intel Pentium 4
Kompatibel RAM : DDR/SDRAM 100, 133, 166, 200 Mhz
Instruksi Prosesor : 3D NOW! – Intel x86 Compatibility Intel MMX – SSE dan SSE2
Rating/clock speed yang tersedia : 1500+ s/d 200+ ; 2200+ s/d 3000+ ; 3200+

  • Palomino ( 180nm )
Keluar pertama 9 Oktober 2001
MMX, 3DNOW! , Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 133 – 1733 MHz ( 1500+ s/d 2100+ )

  • Thoroughbred A/B ( 130 nm )
Keluar pertama 10 Juni 2002 ( A ), 21 Agustus 2002 ( B)
MMX, 3DNOW!, Streaming SMID Extension / SSE
Soket A
Clock Rate : T-Bred “A” : 1400-1800 ( 1600+ s/d 2200+ )
T-Bred “B” : 1400-2250 ( 1600+ s/d 2800+ )
266 MT/s FSB:1400-2133 MHz ( 1600+ s/d 2600+ )
333 MT/s FSB: 2083 – 2250 MHz ( 2600+ s/d 2800+ )

  • Thorton (130nm)
Keluar pertama September 2003
MMX, 3DNow, Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 166-2200 MHz ( 2000+ s/d 3100+)


5. AMD Athlon 64

Prosesor ini memiliki 3 variant socket yg berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754 memiliki kontroler memori yg mendukung penggunaan memori DDR kanal tunggal. Socket 939 memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. Prosesor ini merupakan prosesor pertama yg kompatibel terhadap komputasi 64bit. Prosesor ini menggunakan teknologi AMD 64 yg bisa bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit.

6. AMD Athlon 64 FX

Prosesor ini memiliki 2 karakter penting :
Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh
Menawarkan perlindungan virus yg disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.
System PC yg berbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yg antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
Fitur-fitur lain :
  1. 3DNow! Professional+SSE 2 Instruction
  2. HyperTransport Technology
  3. On-Die cache memory sebesar 1152KB (dengan rincian 128KB untuk L1 dan 1024 KB untuk L
  4. Jenis-jenis AMD Athlon 64 FX
  5. AMD Athlon FX 51, AMD Athlon FX 53, AMD Athlon FX 57
7. AMD Sempron
Prosesor ini adalah sebuah jajaran prosesor yg diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar computer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
  1. AMD Sempron soket A
  2. AMD Sempron Soket 754
Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yg dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karena pada saat itu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64. 

AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yg dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yg dimilikinya. 

AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yg sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. Seperti halnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi dengan satu buah link HyperTransport yg dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.


8. AMD 64 X2 Dual Core 

Prosesor ini dimaksudkan untuk menyaingi apa yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yg intensif.
Dari sisi fitur prosesor ini dilengkapi dengan teknologi sperti HyperTransport yg mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yg digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dai prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bisa menikmati loading aplikasi yg lebih cepat dari performa aplikasi yg lebih meningkat.

9. AMD Opteron

Prosesor ini 64 Bit yg dirilis untuk pasar workstation dan server pada musim semi 2003.
Fitur-fitur :
  1. Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data chache 64 KB dan instruction cache 64 KB.
  2. Chache level-2 sebesar 1024 KB
  3. Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz
  4. Memiliki 3 buha link HyperTransport dengan kecepatan 3200 Mbit/s
  5. Mampu mengakses memori fisik hingga 1 terabyte
  6. Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core
Prosesor ini untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End. Dibanding Intel Xeon yg berbasis mikroarsitektur Intel Netburst, AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yg ditunjukkan tiap watt yg digunakan (performance/watt), tapi belum dapat menandingi efisiensi prosesor Intel Itanium.

AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung fully buffered DIMM dan menambahkan satu level L3-Chache. 

Sumber :
http://www.techinfo.web.id/2010/10/sejarah-processor-amd.html
Welcome to My Blog

Translate

About Me

- Copyright © Sama Belajar -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -